Kontribusi Berita dan Konten

Anda dapat mengirimkan konten ataupun berita yang ingin anda tayangkan di situs PPHP. Berita ataupun konten yang anda kirimkan akan kami periksa terlebih dahulu sebelum ditayangkan. Silahkan login melalui form di bawah ini atau registrasi jika belum menjadi anggota dengan mengisi data anda dengan lengkap. Pastikan kotak isian yang bertanda (*) terisi dengan benar. Dengan mengirimkan berita/content kepada PPHP berarti anda sudah membaca dan menyetujui persetujuan untuk menjadi kontributor.


belum menjadi anggota? daftar disini
×

Registrasi User

Silahkan isi form di bawah ini dengan mengisi data anda dengan lengkap. Pastikan kotak isian yang bertanda (*) terisi dengan benar. Dengan mengirimkan berita/content kepada PPHP berarti anda sudah membaca dan menyetujui persetujuan untuk menjadi kontributor.

×

Aturan persetujuan pengiriman konten

Pengunjung yang terhormat, Pengiriman berita/konten ke situs PPHP diharapkan dan diharuskan memenuhi persetujuan yang ada seperti dibawah ini. Hal ini dilakukan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dan juga untuk menjaga keakuratan data yang nantinya akan tersimpan di situs ini. Adapun beberapa point yang harus diperhatikan antara lain:

Saya setuju, lanjutkan ke pendaftaran atau login

×
Home  » Informasi » Informasi Umum

Mengukur Seberapa Besar Nilai Tambah Karet Olahan

Nilai tambah karet sesungguhnya dapat diukur dengan mengadopsi metode Hayami. Terdapat dua faktor yang mempengaruhi nilai tambah untuk pengolahan yaitu faktor teknis dan faktor pasar. Faktor teknis yang berpengaruh adalah kapasitas produksi, jumlah bahan baku yang digunakan dan tenaga kerja. Sedangkan faktor pasar yang berpengaruh ialah harga output, upah kerja, harga bahan baku, dan nilai input lain selain bahan baku dan tenaga kerja.


Dalam pengertian sederhana, Transitory Food Insecurity atau Kerawanan Pangan Sementara, diartikan sebagai terjadinya kerawanan pangan pada masyarakat yang diakibatkan karena adanya kondisi memaksa (force major) berupa bencana atau bencana alam, seperti banjir, letusan gunung berapi, tsunami, dll.

Sejumlah sapi perah di peternakan di wilayah Kabupaten Sleman. Dewan Persususan Nasional memprediksi pasokan susu lokal bakal menurun 10%-15% akibat banyaknya sapi perah yang dijual untuk dipotong dan diambil dagingnya.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada Pebruari 2013 mencapai 0,75 persen,  bawang putih memberikan andil  sumbang inflasi sebesar 16 persen.

Usaha pengolahan hasil pertanian dapat menciptakan nilai tambah. Nilai tambah berarti suatu pengembangan nilai yang terjadi karena adanya input fungsional adalah perlakuan dan jasa yang menyebabkan bertambahnya kegunaan dan nilai komoditas selama mengikuti arus komoditas pertanian.

  Agar usaha pengolahan hasil pertanian dapat berjalan dan berkembang dengan baik, dibutuhkan beberapa aspek perencanaan dan pengambilan keputusan.  Pertimbangan tersebut berkaitan dengan aspek permodalan, perancangan produk, proses dan kapasitas produksi, sumber daya manusia, sistem informasi dan manajemen usaha. Uraian aspek-aspek tersebut akan dimuat dalam dua tulisan. Bagian pertama akan membahas mengenai pendanaan atau modal, rancangan produk dan volume penjualan, sedangkan...

Agar usaha pengolahan hasil pertanian dapat berjalan dan berkembang dengan baik, dibutuhkan beberapa aspek perencanaan dan pengambilan keputusan.  Pertimbangan tersebut berkaitan dengan aspek permodalan, perancangan produk, proses dan kapasitas produksi, sumber daya manusia, sistem informasi dan manajemen usaha.

Pengolahan hasil pertanian merupakan suatu proses merubah bahan baku menjadi bahan lainnya atau menjadi suatu produk tertentu dengan menggunakan alat bantu dan bahan tambahan. Bila produk yang dihasilkan diperuntukan bagi proses selanjutnya maka kita bisa menyebut proses pengolahannya sebagai producer goods industry atau unit pengolahan yang menghasilkan produk untuk unit pengolahan lainnya.Sedangkan bila produk yang dihasilkan dapat langsung digunakan atau dikonsumsi oleh masyarakat...

PERHITUNGAN ANALISA KELAYAKAN USAHA
Penggunaan: UPJA Mesin Perontog (Power Thresher)

Diasumsikan bahwa:

kg/jam
HP
tahun
jam/hari
hari/tahun
per orang
orang
%
kg

1. Biaya Tetap

2. Biaya Tidak Tetap

3. Benefit Cost Ratio

4. Break Event Point
ton/tahun
hektar/tahun
hektar/musim

5. Pay Back Period
tahun
tahun
×